Laguras

Informasi Seputar Gaya Hidup Kekinian

Performa Messi Masih Naik Turun di PSG, Pelatih Timnas Argentina Sentil Pochettino

2 min read

Pemain bintang PSG, Lionel Messi barangkali tengah merasakan perasaan lega yang luar biasa. Messi akhirnya bisa mengalirkan lagi keran golnya di klub barunya, PSG. Tak tanggung tanggung, Lionel Messi menorehkan gol debut bersama PSG di kancah Liga Champions.

Ia turut menjadi bagian penting kala Les Parisiens menjungkalkan Manchester City dengan skor 2 0, Rabu (29/9/2021) lalu. Gol tersebut datang setelah Leo memainkan empat laga bersama skuat asuhan Mauricio Pochettino. Bisa dibilang, proses adaptasi yang dijalani eks pemain Barcelona itu cenderung lancar.

Ia tak memerlukan banyak laga untuk bisa nyetel dengan permainan tim. Meski harus diakui juga bahwa beberapa kali pemakai nomor punggung 30 ini belum bisa luwes dan leluasa mendukung serangan tim. Bagi Pochettino, itu adalah kabar bahagia.

Ia pastinya senang mega bintang miliknya bisa menjadi insipirasi kemenangan tim di saat yang diperlukan. Sang Messiah mulai membangun chemistry dengan rekan rekannya di lini serang Les Parisiens. Bahkan, Leo mengakui dirinya bukanlah bintang utama tim asal Paris ini.

Ia memberi kredit pada Kylian Mbappe yang menjadi roh penyerangan. Di atas kertas, suasana Messi di PSG barangkali baik baik saja. Namun di mata pelatih Timnas Argentina, ada sesuatu yang belum benar di dalam tubuh PSG.

Lionel Scaloni, selaku pelatih Timnas Argentina, menilai performa Messi masih naik turun bersama tim barunya ini. Pemain sekaliber La Pulga seharusnya bisa memberi dampak yang lebih signifikan lagi kepada tim. Ia pun memberi masukan pada pelatih Pochettino agar bisa memaksimalkan potensi sang pemain untuk mendulang dan mengkreasikan gol.

Menurutnya, pemain berusia 34 tahun itu harus dikelilingi oleh pemain yang melengkapi tipikal permainannya. PSG tak bisa hanya mengandalkan seorang Messiah saja untuk mencetak gol dan membuat peluang. Rekan rekannya yang lain harus bisa mengimbangi dan mengikuti apa yang menjadi kehendak pemain asal Argentina ini.

"Sebuah tim yang memiliki Messi harus juga mempunyai pemain yang bagus di sisinya," ungkap Scaloni dikutip dari laman PSG Talk . "Anda tidak bisa memiliki 10 pemain yang menginginkan bola di kaki mereka dan tidak ada yang bergerak ke depan." "Kami (Timnas Argentina) memiliki apa yang dibutuhkannya dan itu adalah opsi terbaik," sambungnya.

Sejatinya, Poch sudah menerapkan strategi tersebut setidaknya di laga PSG vs Man City. Messi menjadi inisiator serangan dengan Neymar dan Mbappe menunggu di depan. PSG asuhan Pochettino memerlukan waktu untuk memperlancar skema penyerangan maut yang mereka miliki.

Jika itu bisa terwujud, maka impian untuk mengangkat trofi Si Kuping Besar akan menjadi kenyataan bagi mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published.